Khasiat Buah Naga Merah, Penurun Kadar Kolesterol Darah

Penyakit Degeneratif

Penyakit degeneratif menjadi perhatian yang besar di dunia medis baik di Indonesia maupun di dunia.  Angka kejadiannya mulai meningkat jika dibandingkan dengan angka kejadian penyakit infeksi. Hal ini yang menjadi perhatian kami di dunia medis. Mungkin pembaca medisatu belum mengetahui mengenai apa itu penyakit degeneratif? Penyakit degeneratif adalah penyakit yang terjadi akibat penurunan fungsi sel tubuh hingga kerusakan sel tubuh yang disebabkan oleh gaya hidup maupun usia. Beberapa contoh penyakit degeneratif yang berbahaya yaitu penyakit jantung koroner, penyakit stroke, penyakit kencing manis (Diabetes mellitus) dan penyakit darah tinggi (hipertensi). Empat penyakit degeneratif tersebut jika kita telah divonis mengidapnya dipastikan kualitas kehidupan kita akan menurun, setiap hari akan ada obat rutin yang diminum dan akan mempengaruhi status ekonomi pasien maupun keluarga. Zat yang diteliti terkait dengan 4 penyakit tersebut adalah kolesterol.

Mengapa kolesterol dikaitkan dengan 4 kelompok penyakit degeneratif tersebut?

Kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) adalah kondisi dimana kadar kolesterol dalam darah meningkat dibatas normal (kadar kolesterol total normal <200mg/dl).  Menurut penelitian kadar kolesterol darah >200 mg/dl meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah sebesar 1,8 kali lebih besar dibandingkan dengan kadar kolesterol darah <200 mg/dl.  Kadar kolesterol darah yang lebih dari normal ini dapat memicu plak sumbatan di dalam pembuluh darah (Aterosklerosis). Dinding pembuluh darah yang telah mengalami proses Aterosklerosis akan mengalami proses penyempitan, kehilangan elastisitasnya, menjadi kaku dan mengeras. Apabila hal ini terjadi di dalam pembuluh darah organ-organ seperti jantung, otak dan ginjal akan memicu penyakit seperti hipertensi, serangan jantung dan stroke.  Sedangkan pada penyakit kencing manis kelebihan kolesterol terutama triasilgliserol pada jaringan lemak menstimulasi pelepasan TNF Alfa. Zat tersebut adalah sitokin yang menyebabkan terjadinya penurunan sensitifitas insulin sehingga sel tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dalam metabolismenya hal inilah yang dapat memicu penyakit kencing manis.

Apa saja yang mempengaruhi kadar kolesterol darah?

Kolesterol memang dikaitkan dengan beberapa penyakit degeneratif. Oleh karena itu ada baiknya kami akan melakukan pembahasan “faktor apa saja yang mempengaruhi kadar kolesterol darah”. Kadar kolesterol total dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya.

  1. Pola makan tinggi lemak

Pada gaya hidup modern saat ini, saat kandungan nutrisi dari makanan tidak dipertimbangkan, terjadi peningkatan konsumsi makanan cepat saji dibandingkan makanan rumahan. Padahal telah diketahui makanan cepat saji memilki kandungan nutrisi yang tidak seimbang, kandungan nutrisi dari makanan cepat saji yaitu tinggi kandungan lemak, garam dan gula. Peningkatan asupan konsumsi lemak sebanyak 100 mg/hari dapat meningkatkan kolesterol total sebanyak 2-3 mg/dl. Sehingga pola makan yang salah dengan kandungan nutrisi yang memliki kandungan lemak yang tinggi dapat memicu tingginya kadar kolesterol darah.

  1. Kurangnya aktivitas fisik dan olahraga

Pola aktivitas dan olahraga yang tidak teratur dapat menurunkan metabolisme kolesterol di hati. Pada kondisi rendahnya aktivitas fisik dan olahraga akan terjadi peningkatan dari kadar kolesterol jahat (LDL) dan penurunan kadar kolesterol baik (HDL). Hal ini akan menyebabkan kadar kolesterol darah meningkat.

  1. Kegemukan (Obesitas)

Kegemukan merupakan sesuatu yang dianggap lumrah pada era modern saat ini. Banyak orang yang secara tidak sadar mengadopsi sedentary life style (gaya hidup dimana jumlah kalori yang masuk lebih besar dari jumlah kalori yang digunakan) sehingga banyak orang mengalami kegemukan. Kegemukan (obesitas) dapat memicu peningkatakan kadar kolesterol darah dikarenakan banyaknya jaringan lemak pada pengidap obesitas yang akan memicu peningkatan kolesterol darah.

  1. Usia dan keturunan

Banyak penyakit kolesterol dikaitkan dengan penurunan metabolisme dari lemak, usia dan keturunan sangat terkait dengan hal ini. Proses metabolisme lemak oleh hati menjadi kunci peningkataan kadar kolesterol darah. Usia tua dapat menurunkan fungsi hati tersebut, oleh karena itu ada baiknya membatasi asupan lemak pada makanan pada usia dekade ke-4. Jika keluarga memilki riwayat gangguan metabolisme kolesterol maka keturunannya memliki resiko lebih besar mengalami kadar kolesterol darah yang tinggi.

  1. Rendahnya konsumsi serat perhari

Makanan mengandung serat saat ini juga kurang dipertimbangkan pada pola makan di era modern. Serat banyak terkandung pada sayuran, agar-agar dan buah-buahan. Konsumsi serat yang rendah dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Dikarenakan serat dapat mencegah penyerapan zat nutrien lemak makanan didalam usus halus.

  1. Konsumsi kopi berlebihan (> 6 cangkir perhari)

Senyawa alkohol diterpene pada kopi sangat terkait dengan peningkatan kadar kolesterol darah, pada penelitian jika konsumis kopi > 600 mg perhari setara dengan 6 cangkir maka akan signifikan meningkatkan kadar kolesterol darah.

Bagaimana Buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol darah?

Buah naga sebetulnya buah yang masuk kedalam kelompok tanaman kaktus atau familie Cactaceae. Buah naga merah beratnya mencapai 350-550 mg. Selama ini buah naga merah belum banyak dimanfaatkan sebagai terapi alternatif pada penderita kadar kolesterol tinggi, padahal di dalam buah naga merah terkandung berbagai zat dan senyawa penting seperti serat, niasin dan antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Buah naga merah mempunyai kandungan antosianin yang tinggi yaitu suatu senyawa antioksidan. Pada penelitian mengenai tatalaksana penderita kadar kolesterol tinggi penggunaan antioksidan alami memliki kelebihan yang tidak kalah jika dibandingkan dengan pengobatan menggunakan obat-obatan maupun perubahan gaya hidup. Disamping itu pengobatan menggunakan bahan alami dirasa lebih murah dan aman.

Penjelasan kandungan buah naga merah dapat menurunkan kolesterol darah.

Kadar kolesterol darah telah dibuktikan dapat diturunkan dengan mengonsumsi buah naga merah. Adapun kandungan dari buah naga merah yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol darah yaitu:

  1. Serat

Kandungan serat pada buah naga merah sangat tinggi dan mencukupi kebutuhan serat perhari. Serat juga dapat berperan dalam menurunkan kolesterol darah dikarenakan serat dapt mencegah penyerapan nutrien lemak di dalam usus halus. Jika nutrien lemak dapat dicegah penyerapanya di dalam usus halus, maka lemak sebagai bahan utama pembentuk kolesterol pun kadarnya di dalam darah menjadi rendah sehingga dapat terjadi penurunan kadar kolesterol darah.

       2. Vitamin B3 (Niasin)

Konsumsi makanan mengandung Niasin dalam jumlah sebesar 1100 miligram atau lebih dalam sehari, telah terbukti sangat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kolesterol baik HDL. Buah naga merah memilki kandungan niasin yang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa buah naga merah dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Niasin sebenarnya adalah salah satu obat yang digunakan oleh dokter untuk menurunkan kadar kolesterol, namun niasin dari bahan alami tidak kalah potensinya dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu niasin dari bahan alami tidak memliki efek samping jika dibandingkan niasin kimia sintesis.

    3. Antosianin

Buah naga merah mengandung antosianin berkisar 8,8 mg/100 gr buah. Antosianin adalah flavonoid alami yang berperan sebagai senyawa antioksidan alami. Antosianin dapat memperbaiki profil lemak darah dengan cara meningkatkan metabolsime asam lemak pada organ hati dan menghambat pembentukan kolesterol oleh hati. Selain itu antosianin bekerja dalam meningkatkan kadar HDL kolesterol dan menurunkan kadar LDL kolesterol. Oleh karena itu jika kita mengonsumsi buah naga merah yang memilki kadar antosianin yang tinggi maka kolesterol darah dapat diturunkan.
Sekian infomasi mengenai khasiat buah naga merah dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Namun ada baiknya kita rutin memeriksa kadar kolesterol darah kita sehingga kita dapat segera merencanakan upaya-upaya untuk menurunkan kadar kolesterol darah kita. Share artikel ini apabila anda merasakan manfaat setelah membacanya. Salam sehat selalu (dr. Gigih Setiawan, 2017)

Artikel terkait :

Kapan kita harus cek kolesterol ??

Kolesterol bermanfaat untuk tubuh

Khasiat Buah Naga Merah Penurun Kadar Kolesterol DarahClick To Tweet

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web