Manfaat Secangkir Kopi, Cegah Penyakit Berbahaya

Kopi adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di segala penjuru dunia. Di Indonesia kopi merupakan minuman yang disukai baik oleh kalangan muda maupun tua. Di Indonesia sendiri kopi melambangkan minuman persaudaraan dan persahabatan. Di beberapa daerah warung kopi adalah tempat yang hangat untuk memperbincangkan topik terhangat baik politik, sosial, ekonomi hingga bisnis. Di dunia medis kopi juga sangat terkenal dikarenakan kandungan kafeinnya yang tinggi. Dan banyak yang mengkaitkan kopi terhadap berbagai jenis penyakit dan gaya hidup yang tidak sehat.

Telah diteliti sebenarnya kopi bukan hanya mengandung kafein melainkan kopi juga mengandung berbagai macam senyawa antioksidan alami dan senyawa aktif lain yang memilki efek baik untuk tubuh kita. Kopi adalah minuman yang mengandung lebih dari 1000 senyawa, yang paling terkenal adalah kafein yang dalam dunia medis lebih dikenal sebagai stimulan (senyawa yang mampu meningkatkan fungsi tubuh), selain kafein kopi juga mengandung senyawa diterpen (senyawa yang dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol darah setelah meminum kopi) dan asam klorogenat (senyawa yang berefek antioksidan). Melihat kompleksitas kandungan di dalam kopi, tidak tepat juga hanya mengaitkan kafein sebagai dalang penyebab berbagai macam penyakit yang dikaitkan dengan minuman kopi. Beberapa peneliti dunia sudah banyak yang meneliti bahwa kopi juga memliki manfaat dalam mencegah penyakit berbahaya, seperti penyakit kencing manis (Diabetes Mellitus) tipe 2, hipertensi  (penyakit darah tinggi), obesitas (kegemukan), penyakit jantung dan depresi. Selain itu juga pengkonsumsi kopi dalam jumlah sedang  secara rutin telah dibuktikan dapat juga mencegah penyakit payah jantung, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, berbagai penyakit kanker dan stroke. Namun secara individu kopi juga dapat berefek samping berbeda pada setiap individu yang mengonsumsinya ada yang dengan meminum kopi tidak dapat tidur (insomnia), berdebar-debar, diare, mual hingga nyeri uluhati.

Pada artikel kali ini kami akan membahas bagaimana kopi dapat bermanfaat bagi kesehatan kita, bagaimana kopi dapat mencegah berbagai masalah yang dapat mengakibatkan penyakit berbahaya. Kopi jika dikonsumsi dengan benar, setelah makan dan tidak melebihi 600 mg per hari akan memberikan efek postif terhadap tubuh kita. Cara konsumsi kopi yang benar adalah 2-3 cangkir perhari sesudah makan dengan sedikit tambahan pemanis. Bagaimana kopi dapat mencegah berbagai penyakit berbahaya yang kami sebutkan tadi? Kami akan sajikan paparanya.

  1. Kopi mencegah penyakit kencing manis (DM) tipe 2

Kandungan antioksidan pada kopi, seperti asam klorogenat, telah diteliti dapat meningkatkan metabolisme glukosa dan sensitifitas hormon insulin. Mengonsumsi kopi 2-3 cangkir perhari terbukti meningkatkan adiponektin yaitu suatu zat aktif di dalam tubuh yang dapat meningkatkan fungsi insulin tubuh dan mencegah obesitas. Selain itu senyawa kafein juga meningkatkan penggunaan glukosa oleh otot-otot tubuh. Dengan alasan inilah maka dengan mengonsumsi kopi secara benar tanpa penambahan pemanis yang berlebihan, penyakit kencing manis dapat dicegah.

  1. Kopi mencegah penyakit jantung koroner pada individu tertentu

Menurut AHA (American Heart Association) senyawa asam klorogenat sebagai antioksidan yang terdapat pada kopi dapat meningkatkan adiponektin yang juga merupakan senyawa yang mampu mencegah perlekatan komponen plak-plak yang dapat menyebabkan sumbatan di pembuluh darah jantung, namun efek ini hanya akan muncul pada individu yang tidak memliki penyakit gangguan kadar kolesterol tinggi. Efek protektif dari penyakit jantung koroner juga akan muncul jika kopi dikonsumsi dengan rutin dalam jumlah sedang yaitu 2-3 cangkir perhari. Sebaiknya pengkonsumsi kopi jika ingin terhindar dari penyakit ini, harus mengimbanginya dengan aktivitas fisik dan olahraga rutin.

  1. Kopi mencegah penyakit stroke sumbatan pada individu tertentu.

Telah diteliti bahwa kopi mencegah penyakit stroke sumbatan, dengan mengonsumsi kopi tidak lebih dari 5 cangkir perhari, dikaitkan dengan penurunan resiko dari penyakit stroke sumbatan. Pengkonsumsi kopi dalam jumlah sedang dikaitkan dengan efek protektif terhadap kejadian stroke sumbatan. Mekanisme penghambatan dari resiko penyakit stroke ini dikaitkan dengan efek asam klorogenat sebagai antiinflamasi. Selain itu sudah dijelaskan di atas bahwa kopi dapat berperan  mencegah penyakit kencing manis yang juga merupakan faktor resiko stroke. Namun untuk individu yang telah menderita penyakit darah tinggi dan riwayat stroke kami sarankan menghindari kopi.

  1. Kopi mencegah berbagai penyakit kanker

Kanker merupakan penyakit berbahaya yang angka kejadiannya mulai meningkat saat ini. Munculnya penyakit kanker terkait berbagai multifaktor baik faktor dari dalam tubuh seperti genetik, usia, jenis kelamin dan faktor dari luar tubuh mulai dari gaya hidup, kebiasaan merokok dan berbagai radikal bebas yang banyak terkandung di lingkungan kita saat ini. Asam klorogenat dikatakan sebelumnya memiliki efek antiradikal bebas (antioksidan) yang mampu mencegah kerusakan sel yang dapat memicu berbagai macam penyakit kanker. Empat kelompok penyakit kanker utama yang telah diteliti dapat dicegah dengan meminum kopi diantaranya kanker hati, kanker serviks (leher rahim), kanker payudara dan kanker kolon (usus besar).

  1. Kopi mencegah penyakit darah tinggi (Hipertensi)

Kafein pada kopi jika dikonsumsi secara langsung memang akan meningkatkan tekanan darah namun ini hanya berefek sementara, jika dikonsumsi secara rutin akan menimbulkan efek toleransi terhadap efek kafein ini dan membantu mencegah penyakit darah tinggi. Asam klorogenat pada kopi juga dapat mengurangi tekanan darah. Menurut sebuah penelitian dilakukan tahun 2006 di Clinical and Experimental Hypertension menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi 140 mg ekstrak biji kopi perhari menunjukkan penurunan tekanan darah.

  1. Kopi mencegah penyakit gagal (payah) jantung

Mengonsumsi  kopi dalam jumlah sedang yaitu 2-3 cangkir perhari dapat mencegah penyakit kencing manis dan penyakit hipertensi, yang juga merupakan faktor resiko terjadinya penyakit gagal jantung, sehingga dikaitkan bahwa kopi dapat mencegah penyakit gagal jantung, namun pencegahan ini harus diimbangi dengan aktivitas fisik dan olahraga rutin.

  1. Kopi mencegah kegemukan (obesitas)

Rendahnya kadar adiponektin pada pengidap obesitas menjadikan adiponektin ini memiliki peranan penting dalam terjadinya kasus obesitas. Obesitas dalam dunia medis merupakan penyakit malnutrisi dimana tubuh mengalami ketidakseimbangan proses anabolik yang berlebihan dibandingkan proses katabolik. Dengan mengonsumsi kopi secara sedang dan rutin telah terbukti meningkatkan kadar adiponektin ini, sehingga kasus obesitas dapat dicegah.

  1. Kopi mencegah berbagai penyakit kejiwaan seperti Alzheimer, Parkinson, depresi dan demensia (lupa)

Kopi dapat mencegah penyakit depresi, yang merupakan salah satu faktor resiko penyakit stroke, Penyakit berbahaya seperti Alzheimer, Parkinson dan Demensia juga dapat dicegah hal ini terkait dengan efek stimulan dari kafein yang mampu meningkatkan fungsi otak secara signifikan, namun jika dikonsumsi secara berlebihan kopi dapat menimbulkan masalah yang dapat mempengaruhi mood dan kejiwaan seperti sulit tidur (insomnia) yang nantinya berefek buruk bagi peminumnya.

Demikianlah manfaat kopi yang dapat kami paparkan, semoga memberikan informasi bermanfaat bagi kesehatan anda. Share artikel ini apabila anda merasakan manfaat setelah membacanya. Salam sehat selalu (dr. Gigih Setiawan, 2017).

Artikel terkait :

Kiat Jitu Jantung Sehat, Cegah Penyakit Jantung !!

Tinggalkan Balasan

Nama *
Surel *
Situs web